Cara Menanam Cabe Rawit di Pot dengan Hasil Meilmpah

Cara menanam cabe rawit di pot – Jika mendengar kata tanaman cabe rawit tentunya tak asing lagi di kuping anda bukan?  Apalagi bagi anda pecinta kuliner dengan rasa pedas pasti paham banget cita rasa yang dimiliki oleh cabe rawit.

Cabe rawit memiliki sebutan nama lain yaitu cabe kathur termasuk kedalam kelompok anggota Genus Capsicum.

Kebanyakan masyarakat dunia menjadikan cabe rawit ini sebagai bahan baku bumbu dapur untuk penambah rasa pedas pada kulinernya, dimana cita rasa  yang pedas ini dapat membangkitkan nafsu makan dan manambah kenikmatan didalam makanan tersebut.

Untuk bentuk cabe rawit sendiri ini berbeda dengan cabe lainnya (cabe merah, cabe hibrida, cabe hijau) dimana ukuran dari cabe rawit lebih mini. Meski ukurannya lebih kecil, namun rasa pedasnya lebih terasa jika dibandingkan dengan rasa cabe lainnya.

Sementara dari segi warna dari buah cabe ini yaitu berwarna hijau dan saat sudah matang berubah menjadi warna merah.

Pada era saat ini, khususnya masyarakat Indonesia sangat membutuhkan buah cabe rawit ini untuk dijadikan bahan pelengkap bumbu atau campuran dalam pembuatan sambal.

Untuk stok cadangan cabe rawit di Indonesia masih mampu memenuhi permintaan pasar. Berbeda hal pada bulan Ramadhan dan hari lebaran terkadang permintaan pasar melonjak tinggi.

Apabila permintaan pasar tinggi, maka otomatis harga jual cabe rawit ini bisa meroket. Untuk mengatasi hal tersebut anda dapat membudidayakan tanaman ini dengan cara menanam cabe rawit di pot.

Penasaran, apa saja tahapan yang harus di lakukan dalam budidaya cabe rawit? Yuk simak ulasan selengkapnya sebagai berikut :

Cara Menanam Cabe Rawit di Pot Secara Tepat dan Benar

1. Tahap Persiapan Benih Cabe Rawit 

Tahap Persiapan Benih Cabe Rawit
Detik News

Untuk pesrsipan benih didalam cara menanam cabe rawit di Pot, anda bisa membeli benih cabe ditoko pertanian maupun mengambilnya dari dari buah cabe rawit yang sudah matang. Untuk lebih lengkapnya dalam persiapan benih, simak penjelasan dibawah ini :

Persiapan Benih Cabe Rawit yang dibeli

  • Bagi anda yang membeli benih cabe rawit di pasar, maka anda dapat langsung membuka bungkus kemasannya dan menentukan benih yang bagus untuk disemakan.
  • Jika telah selesai semua dalam pemilihan menih, lalu lakukan perendaman dulu ke dalam air sekitar 4 -7 jam, hal ini dimaksudkan supaya proses dormansi pada biji bisa berhenti dan biji cabe rawit pun bisa tumbuh tunas dengan baik.
  • Apabila proses perendaman biji sudah selesai semua, lanjut keringkan biji dengan memakai tisu. Kemudian biji siap menuju proses disemaikan.

Persiapan Benih Cabe Rawit yang diambil dari buahnya

  • Untuk benih cabe rawit yang diambil dari buahnya, maka langkah utama yang wajib dilakukan adalah memilih buah cabe yang sudah tua (matang), kemudian keringkakan biji dengan cara melayukan buah cabe hingga mongering pada bagian ujungnya.
  • Jika buah cabe sudah mongering, maka keluarkan semua biji cabenya. kemudian cuci hingga bersih dan buang lendirnya. Sesudah itu lakukan penjemuran sampai kering dan biji siap untuk disemaikan.
  • Untuk mendapatkan benih yang kualitas unggulan dan kondisi baik, maka lakukan perendaman biji ke dalam air. Jika biji yang direndam terlihat tenggelam dalam air, maka  hal itu menandakan biji dalam konsdisi baik dan sebaliknya.

2. Tahap Penyemaian Cabe Rawit 

Jika proses pemilihan bibit telah selesai dilakukan, lanjut ke tahap salanjutnya yaitu Penyemaian. Cara menanam cabe rawit di Pot dibutuhkan penyemaian untuk menunjang proses ketika waktu tanam tiba.

Bagaimana proses penyemaian cabe rawit ini? Mari baca informasi lebih lengkapnya dibawah ini :

  • Sediakan tempat atau wadah (Trai Semai) yang bersih
  • Kemudian wadah tersebuh diisi dengan tanah humus dan campuran pupuk (Perbandingan 3:1).  Oh iya, tanah ini dapat anda sediakan jauh-jauh hari sebelum tahap tahap pemilihan biji yaitu sekitar 4 -7 hari. Sedangkan pupuk yang dipakai yaitu pupuk organik (pupuk kandang ataupun kompos).
  • Jika media penyemaian telah siap semua, lanjut ke proses penebaran biji cabe rawit pada media semai.
  • Letakkan wadah tadi ke tempat yang tidak terkena langsung dari sorotan cahaya sinar matahari.
  • Selanjutnya lakukan penyiraman terhadap benih cabe rawit sampai tunasnya tumbuh.
  • Jarak penyemaian ini, pastikan benih cabe rawit yang nada tebar memiliki jangkauan kurang lebih sekitar 3x4cm atau 4x4cm.
  • Biasanya tunas cabe rawit akan terlihat pada usia 7 – 10 hari.

3. Tahap Media tanam Cabe Rawit 

Untuk media yang digunakan dalam menanam cabe rawit ini sudah saya singgung di atas tadi yaitu menggunakan pot, maka yang perlu anda siapkan adalah sediakan pot- pot berukuran sedang. Bukan hanya pot saja yang harus anda siapkan, akan tetapi ada beberapa hal lainnya seperti berikut ini :

  • Pertama, persiapkan tanah humus yang telah dicamprkan sekam, arang, sekam mentah, pupuk organik (pupuk kandang atau kompos) dengan ukuran perbandingan 3:2:1:1 .
  • Apabila campuran tanah tersebut sudah siap semua, maka pindahkan atau masukan kedalam berukuran sedang sebanyak setengah bagian.
  • Alangkah baiknya media tanam di persiapkan dalam kurun waktu 7 – 10 hari setelah proses penyemaian telah tumbuh tunas.
  • Gunakan pot dengan ukuran diameter 30cm.

4. Tahan Penanaman Cabe Rawit 

Cara Menanam Cabe Rawit di Pot Tahan Penanaman Cabe Rawit
Bertani.co.id

Jika penyemaian bibit cabe rawit sudah selesai, lanjut ke proses penanaman tanaman cabe rawit. Ketika proses penanaman cabe rawit harus dilakukan dengan hati-hati supaya bibit dapat tumbuh sempurna dengan baik. Berikut ini cara menanam cabe rawit di pot yaitu : 

  • Langkah awal yang harus anda lakukan adalah mengambil bibit cabe rawit dengan kualitas unggulan dan kondisi sehat (daun tidak berwarna kuning pada bagian tunas dan akarnya tak busuk).
  • Berikutnya pembuatan lubang dengan ukuran kecil di pot yang telah berisi tanah tadi.
  • Setelah pot dilubangi semua, lanjut proses penanaman bibit dan jangan lupa tutup kembali lubang dengan menggunakan campuran tanah sampai menutupi setengah bagian batang cabe rawit.
  • Alangkah baiknya proses penanaman cabe rawit dilakukan pada waktu sore hari, hal itu supaya mudah dalam perhitungan penyiramannya kedepannya.
  • Tambahkan tongkat atau sebujur kayu, hal ini dapat menunjang tanaman cabe dapat berdiri lebih kuat dan tak mudah goyang maupun patah jika terkena angin.

5. Tahap Pemeliharaan dan Perawatan tanaman Cabe Rawit

Tahap Pemeliharaan dan Perawatan tanaman Cabe Rawit
Petani Cabai

Cara menanam cabe rawit di pot berikutnya adalah tahap pemeliharaan dan perawatan tanaman. Proses ini dapat dilakukan setelah penanaman bibit cabe rawit selesai semua.

Lakukan pemeliharaan dan perawat secara cermat dan hati-hati, karena jika dilakukan dengan cermat dan hati-hati dapat meningkatkan hasil produktivitas buah cabe rawit yang melimpah.

6. Tahap Penyiraman Cabe Rawit 

Cara Menanam Cabe Rawit di Pot Tahap Penyiraman Cabe Rawit
Bibit Bunga

Tahap penyiraman didalam bagian cara menanam cabe rawit di pot merupakan hal utama dan terpenting. Mengapa demikian? Karena apabila tidak dilakukan dengan rutin dan intesitas air yang pas akan menimbulkan gangguan terhadapt tumbuh dan perkembangan cabe rawit.

Berikut ini penyiraman tanaman cabe rawit yant tepat dan benar yaitu :

  • Bagi anda para ibu rumah tangga, tentunya sering melakukan aktivitas memasak nasi bukan. Nah bekas air cucian beras ini sangat berguna dalam menunjang kesbuburan tanaman cabe rawit. Karena didalam terkandung mineral yang baik.
  • Apabila anda  sudah menampung air bekas cuci beras tadi, maka siramkanlah ke pot- pot cabe rawit pada waktu pagi hari (Sehari Sekali).
  • Sementara pada waktu sore hari anda dapat menyirami tanaman cabe rawit dengan menggunakan air biasa (Sumur).
  • Jadi anda dapat menyirami tanaman cabe rawit secara rutin pada waktu pagi dan sore hari.

7. Tahap Pemupukan Susulan Cabe Rawit 

Pemupukan tanaman cabe ini perlu dilakukan karena bertujuan untuk menjaga kesuburan dan menunjang produksi buah cabe yang melimpah. Anda dapat melakukan pemupukan setiap kurang lebih 7 – 10 hari, sehingga pertumbahan dan perkembangan cabe rawat akan selalu terjaga dengan baik dan tentunya meningkat.

8.Tahap Penyiangan Cabe Rawit 

Meskipun anda dalam menanam cabe rawit tidak menggunakan media lahan ataupun tegal, proses penyiangan ini juga perlu dilakukan pada tanaman cabe rawit. Akan tetapi tahapan penyiangan dengan menggunakan media pot ini sedikit berbeda dengan media lahan.

Untuk melakukan proses penyiangan tanaman cabe rawit dengan memakai media pot, anda cukup melakukan mencabut beberapa rumput yang tumbuh di dalam pot dan membersihkan daun cabe yang kering dan rontok disekeliling pot.

Lakukan hal ini setiap 7 hari sekali maupun anda dapat melakukan proses ini sembari pemupukan susulan.

9. Tahap Penagngulangi Hama Cabe Rawit 

Hama dan penyakit memang hal yang paling menganggu bagi tanaman termasuk Cabe Rawit ini. Biasanya hama yang menganggu tanaman cabe rawit ini meliputi belalang dan ulat pemakan daun. Permasalahan tersebut dapat anda atasi dengan menggunakan cara berikut ini :

  • Jika tanaman cabe rawit terserang hama ulat, maka hal yang perlu anda lakukan yaitu memotong dan membuang daun yang berulat dengan memakai gunting serta bersihkan sisa kotoran ulat agar ulat daun tidak datang lagi.
  • Sementara tanaman cabe diserang oleh hama belalang, maka hal yang perlu anda lakukan dengan menyemprotkan pestisida seperlunya maupun bisa menggunakan perasan air kunyit, karena air kunyit terkandung aroma bau rempah khas yang bisa mengatasi datangnya belalang.

10. Tahap Pemanenan Cabe Rawit 

Tahap Pemanenan Cabe Rawit
Mediatani

Perlu di ingat, bahwa cara panen cabe rawit dengan memakai media pot berbeda dengan media lahan. Rata-rata tanaman cabe rawit biasanya dapat dipanen pertama kali pada usia waktu 90 hari setelah penanaman dan bisa dipanen kembali 30 hari sekali hingga seterusnya. Berikut ini tahapan cara memanen cabe rawit dengan media pot yaitu :

  • Memanen cabe rawit di pot dapat anda lakukan dengan cara memetik dengan menggunakan gunting khusus tanaman dan agar lebih simpel bisa memakai tangan anda.
  • Sebaiknya dalam proses memetik buah cabe rawit harus dilakukan secara cermat dan hati-hati, supaya tanaman cabe rawit dapat terjaga kekuatan akarnya dan tidak merusak secara perlahan.
  • Jangan sekali-kali memetik buah cabe rawit dalam konsisi belum waktunya panen (masih muda).
  • Ciri-ciri buah cabe rawit yang siap untuk dipanen yaitu memiliki warna merah yang mengkilap dengan permukaan yang bersih dan mulus.

Demkian beberapa tahapan cara menanam cabe rawit di pot secara tepat dan benar. Lanjut dalam pembahasan berikutnya yaitu Kandungan dan Manfaat Buah cabe rawit bagi kesehatan tubuh manusia.

Kandungan dan Manfaat Cabe Rawit

Cara Menanam Cabe Rawit di Pot Kandungan dan Manfaat Cabe Rawit
Aguustinnesia Hijab

Kandungan Gizi Cabe Rawit

Berikut ini beberapa kandungan yang terdapat didalam buah cabe rawit meliputi :

  • Memiliki Vitamin C, B6, A, E dan K
  • Terdapat Zat Besi
  • Memiliki kandungan Kalium

Setelah mengetahui kandungan cabe rawit diatas, lanjut kepada manfaat dari cabe rawit.

Manfaaat Cabe Rawit

Meskipun cabe rawit memiliki rasa yang sangat pedas, ternyata dibalik semua itu terdapat manfaaatnya loh bagi kesehatan tubuh manusia. Maka jangan takut ya untuk mengonsumsi cabe rawit. Nah anda penasaran bukan apa saja manfaatnya? Yuk simak penjelasannya dibawah ini :

  • Bisa meningkatkan metabolisme dalam tubuh.
  • Bisa membantu meringankan kerja jantung.
  • Bisa mejadikan pertumbuhan rambut lebih cepat.
  • Bisa mencegah rasa nyeri dan pegal.
  • Bisa melancarkan program diet dan mempercepat penurunan berat badan  yang lebih efektif.

Demikian pembahasan kali ini mengenai Cara Menanam Cabe Rawit di Pot, semoga dapat jadi bahan referensi dan bermanfaat untuk anda semuanya. Saya ucapkan sekian dan trimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *