Cara Menanam Terong Ungu yang Baik dan Benar

Cara menanam terong ungu – Dalam Bahasa ilmiah tanaman terong ungu memiliki sebutan Solanum melongena yang merupakan tumbuhan sekali musim tanam hingga betahanan selama tahunan. Terong ungu termasuk kedalam golongan keluarga Solanaceae.

Tanaman ini dapat tumbuh dengan ketinggian mulai dari 60 hingga 240 cm. Ciri khas batang dari tumbuhan ini memiliki duri, sedikit berbulu dan mengandung air. Selain itu terong ungu termasuk kedalam golongan tanaman yang bersemak.

Pertumbuhan tunas ini selalu muncul dari bagian ketiak daun, hal demikian membuat tanaman terong tampak terlihat berdiri tegak dan menyebar merunduk. Sebelum membahas lebih detail mengenai cara menanam terong alangkah baiknya anda mengenal dulu tanaman ini.

Pengenalan Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.)

Terong ungu adalah tanaman sayuran buah yang banyak dikonsumsi oleh semua kalangan masyarakat khususnya warga Indonesia sendiri. Kandungan dari buah terong ungu ini meliputi kalsium, protein, lemak, karbohidrat,  vitamin A, vitamin B, vitamin C, fosfor dan zat besi.

Biasanya buah terong ini diolah dalam berbagai aneka campuran untuk sayur atau lalapan. Tanaman ini merupakan tumbuhan yang berasal dari Asia khususnya di India dan Birma, daerah tersebut sangat ideal akan tanaman terong ungu dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian hingga 1.200 meter dpl (di atas permukaan laut).

Dari kemunculan daerah asalnya, kemudian tanaman ini dibudidayakan hingga ke Cina pada abad ke-5, bahkan Karibia, Afrika Tengah, Afrika Timur, Afrika Barat, Amerika Selatan, dan negara tropis lainnya.

Selain dibudidayakan di negara tropis, ternyata buah terong ungu juga disebarluaskan pada dinegara yang beriklim sub-tropis seperti Spanyol, dan negara kawasan Eropa.

Di Indonesia sendiri terong ungu sudah banyak sekali yang membudidayakannya. Sebelum menanam terong ini yuk intip dulu syarat tumbuh pada tanaman ini.

Syarat Tumbuh yang Baik Bagi Terong Ungu

Sebelum memulai budidaya terong ungu ini, alangkah baiknya terlebih dahulu anda kenali syarat untuk tumbuh bagi terong ungu ini, mari simak ulasan selengkapnya dibawah ini :

  • Terong ungu dapat tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi (1200 mdpl).
  • Lokasi lahan harus memiliki jenis tanah tanah yang berpasir atau lempung berpasir yang subur, tidak tergenang air.
  • Memiliki pH tanah sekitar 5-6 dan sistem drainase yang lancar.
  • Awal musim kemarau (bulan Maret/ April) atau awal musim penghujan (bulan Oktober/ Nopember) adalah waktu tanam yang baik.
  • Memiliki Iklim tropis dengan cuaca panas.
  • Lokasi lahan tanam harus memiliki Suhu udara kisaran 22 – 30 derajat Celcius.
  • Tentukan lokasi lahan tanam yang terkena sinar matahari cukup.

Setelah anda mengetahui syarat tumbu tanaman ini, mari kita lanjtkan pada pembahasan inti yaitu cara menanam terong ungu.

Cara Menanam Terong Ungu

1. Tahap Persiapan Benih  Terong Ungu

Tahap Persiapan Benih  Terong Ungu
Garda Remaja

Langkah awal dalam cara menanam terong ungu adalah persiapan benih. Pilihlah kualitas benih yang bagus dan dalam kondisi tidak cacat. Untuk mendapatakan bibit unggul anda dapat membelinya ditoko pertanian.

Biasanya untuk lahan seluas satu hektar dibutuhkan benih terong sebanyak 150 – 500 gram. Setelah usia 10 hari dari proses semai tersebut, maka benih atau biji akan tumbuh dan berkembang.

2. Tahap Persemaian

Tahap Persemaian
8villages

Setelah anda mendapatkan benih yang berkualitas unggulan, maka langkah selanjutnya adalah persemaian benih. Sebelum benih terong disemai, terlebih dahulu benih direndam ke dalam air hangat selama satu jam.

Setelah direndam, kemudian benih di tebarkan secara merata pada lokasi bedengan persemaian dengan media berupa campuran perbandingan tanah (1) : pupuk kandang/kompos (1). Lalu tutup bedengan tadi dengan memakai daun pisang dalam kurun waktu 2-3 hari.

Tak lupa juga bedengan tersebut dikasih atap dari plastik dan kemudian ditutup kembali dengan dengan menggunakan kasa, hal ini bertujuan untuk mengatasi serangan hama dan peyankit tanaman.

Apabilah telah memasuki usia 7 hingga 8 hari, maka hal itu menandakann bibit siap untuk  dipindahkan ke bumbungan daun pisang maupun pot Plastik dengan media yang sama (tanah dan pupuk kandang steril).

Lakukan penyiraman setiap hari yaitu pada pagi dan sore. Ciri bibit yang sudah siap untuk ditanam di lahan lokasi yaitu berumur 4-5 minggu atau telah memiliki 4-5 helai daun.

3. Tahap Pengolahan Tanah

Tahap Pengolahan Tanah
Kampus Tani

Lokasi lahan yang akan ditanami tanaman bibit terong ungu tanahnya harus diolah dengan cara dicangkul 2 hingga 3 kali dengan kedalaman 20 sampai 30 cm, setelah itu lanjut pembuatan bedengan dengan ukuran lebar 120 – 140 cm dan panjang disesuaikan kondisi lahan.

Untuk pembuatan bedengan ini, jangan lupa diantara bedengan dibuat parit pada kedalaman 20-30 cm. Setelah bedengan selesai dibuat semua, maka taburkan Pupuk kandang kompos yang sudah matang diberikan 0,5-1 kg per Iubang sebelum tanam.

4. Tahap Penanaman

Cara Menanam Terong Ungu Tahap Penanaman
Bibit Bunga

Cara menanam terong ungu itu sangat mudah sekali dan tidak ribet, dimana jarak tanam dalam barisan 50 – 70 cm dan jarak antar barisan 80 – 90 cm, dan pada setiap bedengan terdapat dua baris tanaman.

Untuk bibit yang siap dipindahkan dilapangan atau siap untuk ditanam biasanya telah mencapai umur satu setengah bulan ataupun pada bagian daunnya terdapat 4 helai daun.

5. Tahap Pemupukan dan Pemeliharaan Tanaman

Cara Menanam Terong Ungu Tahap Pemupukan dan Pemeliharaan Tanaman
Kampus Tani

Untuk tahapan ini didalam cara menanam terong ungu yaitu gunakan pupuk buatan dan taburkan setelah tanaman berumur 1-2 minggu setelah tanam. Jika anda menggunakan pupuk Urea, maka taburkan pupuk pada tanaman terong ungu dengan takaran 65 kg/ha.

Dalam melakukan pemeliharaan terhadap terong ini cukup mudah sekali yaitu penyiangan gulma, penyiraman, perompesan, pemberian ajir dan pengendalian hama dan penyakit. Penyiraman sendiri dilakukan dua kali sehari yaitu setiap pagi dan sore hari.

6. Tahap Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan

Cara Menanam Terong Ungu Tahap Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan
Sinar Tani

Biasanya hama yang menyerang pada tanaman terong ungu ini meliputi Kutu daun (Myzus Persicae), kutukebul (Bemisia Tabaci). Pengorok daun (Liriomyza sp), dan oteng-oteng (Epilachna sp.).

Sementara penyakit yang sering menyerang tanaman terong adalah embun tepung dan karat. Untuk mengatasi penyakit tersebut anda dapat melakukan dengan menggunakan perangkap kuning sebanyak 40 buah/ha.

Apabila anda ingin menggunakan insektisida, maka gunakan insektisida yang aman dan selektid seperti nabati, biologi ataupun insektisida  piretroid sintetik. Sedikit saran, gunakan saja fungsida saja karena obat tersebut lebih efektif dalam mencegah penyakit.

7. Tahap Panen dan Pasca Panen

Cara Menanam Terong Ungu Tahap Panen dan Pasca Panen
KordaNews

Panan merupakan tahap terakhir dalam cara menanam terong ungu. Biasanya awal panen bisa dilakukan setalah tanaman berumur empat bulan dengan jumlah produksi 10 – 30 ton buah terong/ha. Untuk kegiatan pemanenan dapat dilakukan 1 hingga 2 kali per minggu.

Ciri buah terong ungu yang memiliki kualitas layak dikonsumsi, yaitu buahnya padat dan dibagian permukaan kulitnya terlihat mengkilat.

Tanaman ini bisa menghasilkan buah terong secara aktif hingga umur 5 – 6 bulan. Alangkah baiknya dalam melakukan pemanenan dilakukan pagi maupun sore hari saja.

Khasiat Buah Terong Ungu Bagi Kesehatan

Biasanya masyarakat Indonesia dalam mengolah buah terong ungu ini dijadikan sebagai bahan aneka ragam olahan seperti ditumis, digoreng, atau bahkan dibakar.

Sayur buah terong selain emiliki cita rasa yang lezat, tentunya buah ini memiliki berbagai kandungan manfaat bagi kesehatan tubuh manusia.

Kandungan yang dimiliki oleh buah terong ungu meliputi vitamin K, mineral, kalsium, dan bioflavonoid. Berikut ini berbagai manfaat buah terong ungu bisa mengatasi beberapat penyakit diantaranya :

  • Bisa mencegah sembelit dan melancarkan pencernaan
  • Bisa mengatasi diabetes
  • Meningkatkan nutrisi bagiotak
  • Bisa menjaga kesehatan tulang
  • Dapat pelindung tubuh dari radikal bebas
  • Bisa menjaga tekanan darah
  • Bisa mengatasi penyakit anemia
  • Bisa mencegah timbulnya atau menurunkan kaadar kolesterol

Demikian pembahasan kali ini mengenai Cara Menanam Terong Ungu, semoga dapat jadi bahan referensi dan bermanfaat untuk anda semuanya. Saya ucapkan sekian dan trimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *