Cara Merawat Baterai Laptop Agar Awet dan Tahan Lama

Cara Merawat Baterai Laptop – Perkembangan teknologi sangat mempengaruhi  para perusahaan elektronik seperti produksi Laptop harus dapat mengimbanginya. Dimana baru-baru ini brand  Laptop seperti Acer, Asus, Lenovo, Iphone dsb telah memperbarui internalnya yaitu dari segi Baterainya.

Dulu semua brand yang diatas memproduksi baterai yang bisa dicopot kapan saja. Akan tetapi, dengan kemajuan teknologi para perusahaan berlomba-lomba untuk beralih dari baterai laptop yang dapat dicopot ke baterai tanam (non-removable).

Pertama kali baterai tanam ini sudah diterapkan pada smartphone dibandingkan di Laptop. Oleh karena itu, teknologi Laptop juga menerapkan sedemikian rupa, karena baterai tanam memiliki ketahanan yang lebih lama dibanding baterai non-tanam.

Selain itu dilihat dari segi harga, baterai laptop tanam lebih murah jika dibandingkan dengan non-tanam, sehingga para konsumen lebih memilih baterai laptop tanam (non-removable) dan pemakaian baterai non removable terlihat lebih simpel. Tetapi, tahan atau tidaknya kondisi baterai semua itu tergantung pada saat penggunaan anda laptop sendiri.

Mengepa demikian? Jika anda sering memakai laptop dalam kondisi sedang di cahrger dan baterai itu telah penuh, maka akan mengakibatkan kondisi baterai laptop anda cepat bocor dan bahkan bisa rusak.

Faktor kerusakan baterai laptop yang sering dialami seperti baterai laptop tidak bisa di charger, baterai laptop tidak mengisi, bahkan baterai laptop cepat habis. Oleh karena itu, problem tersebut harus dicegah agar tidak terjadi hal sedemikian rupa.

Saya sebagai penulis ArwanBlogger ingin memberikan solusi cara merawat baterai laptop agar awet dan tahan lama. Yuk simak penjelasannya lebih lengkap berikut ini :

Cara Merawat Baterai Laptop

Cabut Charge Saat Sudah full (100%)

Cabut Charge Saat Sudah full (100%)
Acer

Jika baterai laptop sudah terisi penuh, maka yang perlu anda lakukan yaitu mencabut charger agar baterai laptop tidak mengalami kerusakan seperti bocor. Hilangkan tradisi anda seperti lupa mencabut charger ketika baterai sudah full.

Jangan sampai anda mendiamkan aliran arus listrik terus mengisi baterai yang sudah full,  karena dapat merusak komponen-komponen di dalam baterai. Maka hindarkan melakukan charger laptop ketika tidur maupun ingin berpergian.

Hindarkan Kondisi Laptop Mati Total

Cara Merawat Baterai Laptop Hindarkan Kondisi Laptop Mati Total
Quora

Kebiasaan anda yang sedang asik maen game baik online maupun offline dan noonton film di laptop, sering terjadi anda mengalami kelalai dalam men-charge laptop sampai membiarkan laptop mengalami mati total.

Tak disangka, dari kebiasaan sehari-hari anda tersebut dengan membiarkan daya baterai lemah hingga mencapai 0%, itu akan berakibat baterai mengalami cepat rusak. Selain itu ketika melakukan pekerjaan cek terlebih dahulu daya baterai. Agar lebi awet dan tahan lama, maka charger laptop anda sebelum daya baterai di bawah 20%.

Gunakanlah Charger Original (Asli)

Bagi anda yang tidak menggunakan Charger Original dapat dipastikan usia baterai tidak akan tahan lama dan bahkan bisa cepat rusak. Dengan demikian, gunakanlah charger bawaan pabrikan laptop itu sendiri (charger original ).

Sementara bagi anda yang charger original-nya rusak, maka jangan membeli charger yang tidak asli ataupun KW. Kebanyakan orang saat ini demi menghemat uangnya tidak mau membeli charger original karena harganya cukup mahal.

Meskipun mahal, ketika anda melakukan  charger laptop akiran kistrik dapat stabil dan tidak membuat baterai cepat rusak akibat tidak stabilnya arus yang terlalu besar atau terlalu kecil.

Perhatikan Suhu Ketika Nge-charge

Cara Merawat Baterai Laptop Perhatikan Suhu Ketika Nge-charge
Calon Pengangguran

Ketika anda melakukan pekerjaan dengan menggunakan laptop, jangan sampai membiarkan kondisi laptop anda mengalami suhu yang terlalu ekstrem, baik terlalu panas maupun dingin, karena dengan kondisi tersebut akan menekan kinerja laptop bekerja lebih keras.

Jika kinerja laptop anda bekerja lebih keras, maka dapat menguras daya baterai lebih cepat dan membuah lemahnya kemampuan dalam penyimpanan daya. Secara default, rata-rata laptop yang memakai software Windows akan men-setting dengan mode Balance.

Hal tersebut dapat diterapkan pada laptop anda, yaitu dengan cara mengubah pengaturan daya laptopmu melalui Panel Control ataupun bisa  klik Icon baterai pada Taskbar di sisi kanan bawah layar, lalu pilih mode Power Saver.

Dimana dengan adanya Fitur penghematan baterai yang sudah ditampilkan pada berbagai jenis brand laptop, maka fitur ini dapat mengatasi kerusakan baterai dan menghemat daya saat dalam kondisi darurat pada laptop anda.

Tutup Aplikasi yang Tidak Diperlukan

Bukan hanya hardware saja yang anda perhatikan, akan tetapi  kondisi daya baterai laptop juga perlu dilihat agar masa usianya lebih panjang dan awet. Bagaimana caranya? Yaitu dengan menutup berbagai aplikasi yang kurang penting ataupun aplikasi yang tak diperlukan, sehingga akan membuat daya baterai menjadi hemat.

Saran dari saya, buka aplikasi yang penting-penting, dan gunakan aplikasi yang anda butuhkan saja, supaya masa usia baterai bisa lebih awet dan terjaga lebih baik.

Jangan Melepas Baterai

Kebanyakan orang ketika akan menggunakan laptop dengan jangka waktu yang lama, mereka terbiasa melepas baterai dan memilih langsung mencolok dengan memakai charger ke aliran listrik. Sebetulnya hal tersebut tidak diizinkan, Karen bisa saja tiba-tiba listrik mati perangkat laptop akan mengalami konsleting (LCD,motherboard,dll) dan mengakibatkan kerusakan laptop.

Nah jadi harus gimana agar tidak terjadi hal tersebut, sebaiknya gunakanlah Colling Pad (kipas pendingin Laptop), sehingga bisa terjadinya sirukulasi dan mengurangi suhu panas dari baterai beserta perangkat Laptop. Apabila baterai anda bocor, maka secepatnya anda ganti dengna yang baru sesuai jenis brand laptop.

Buat Baterai Laptop Selalu Terisi

Apabila Baterai anda selalu dalam keadaan terisi penuh, maka dapat dipastikan ketahanan baterai laptop anda akan memiliki usia yang panjang dan awet. Dimana ukuran terisinya daya baterai juga berpengaruh penting bagi awet atau tidaknya sebuah baterai tanam pada laptop (non-removable).

Menurut pernyataan produsen brand laptop asal AS, yaitu Hewlett Packard (HP) memberikan arahan bahwa baterai laptop setidaknya harus menyimpan daya 50% hingga 70% pada saaat disimpan dalam suhu 20 sampai 25 derajat Celcius.

Jadi apabila anda tidak memakai laptop dalam jangka waktu yang cukup lama, misalnya saja ingin berwisata atau urusan lainnya. Pastikan terlebih dahulu bahwa baterai laptop tanam anda memiliki daya antara 50% hingga 70%.

Masa Usia Baterai Laptop

Cara Merawat Baterai yang terakhir yaitu dengan memperhatikan Umur Baterai Laptop. Terkadang pertanyaan seperti ini yang sering dilontarkan, berapa lama usia baterai laptop dapat bertahan dalam kondisi yang bagus? Jawabannya cukup menyulitkan untuk para prosusen laptop, karena masing-masing produsen mempunyai klaim daya tahan yang berbeda-beda juga.

Disini saya mengambil salah satu jenis brans laptop dari Asus, dimana brans Asus mengklim bahwa baterai laptop mereka ciptakan dapat bertahan antara 300 sampai 500 siklus charge dalam kondisi yang prima. Apabila dihitung dari penggunaan sehari-hari ,maka perkiraan baterai laptop Asus dapat bertahan dalam kondisi sehat minimal selama 1 tahun sebelum kondisinya menurun.

Setelah anda mengetahui bagaimana Cara Merawat Baterai Laptop lanjut pembahasan berikutnya mengenai Cara menghemat baterai laptop.

Cara Menghemat Baterai Laptop

1. Charge Setiap Ada Kesempatan

 Charge Setiap Ada Kesempatan
Medium

Cara menghemat daya baterai pada laptop yaitu denga men-Charger ketika ada waktu yang luang meskipun sebentar, misalnya saja ketika di bus, minimarket, dan tempat umum. Pada saat anda berpergian jauh dan lama, pastikan charger laptop terbawa di tas anda.

Selain itu, selalu charger laptop anda sampai baterai terisi full, agar hal tersebut dapat mencegah rusaknya baterai dan tidak menimbulkan peledakan. Kebanyakan para produsen laptop dari berbagai brand telah menggunakan baterai jenis Lithium ion, karena baterai jenis ini dapat berhenti langsung jika dayanya sudah penuh

2. Kurangi Kecerahan Layarnya

Pada era teknologi saat ini, para produsen brand laptop sudah menggunakan layar LED Backlights yang mampu menampilkan gambar dengan baik. Keunggulan dari layar ini adalah tidak banyak menguras daya baterai dibandingkan layar keluaran sebelumnya.

Meskipun seperti itu, layar merupakan salah satu faktor utama yang menguras banyak daya baterai. Oleh karena itu, yang perlu anda lakukan adalah mengurangi kecerahan layar saat penggunaan kalau Anda sedang berada di tempat yang agak gelap atau minim pencahayaan. Bukan hanya itu, jika layar terlalu kontras tentunya anda tidak merasa nyaman, karena mata cepat pedih.

Adapun alternatif lain untuk mengurangi pemakaian daya dari layar  yaitu dengan mengatur kontrol backlight secara otomatis pada Windows. Langkah awal yaitu buka Control Panel, lalu pilih Hardware and Sound, lalu klik Power Options, Selanjutnya klik Change plan settings pada power plan yang sedang aktif.

Sesudah itu pada opsi Dim the display dan Turn off the display anda dapat memilih opsi 1 sampai 3 menit pada saat laptop sedang dalam penggunaan berlangsung.

3. Tutup Aplikasi Yang Tidak Digunakan

Apabila anda terlalu banyak membuka apikasi yang tidak perlu dan tidak dibutuhkan, sebaiknya jangan dilakukan karena hal ini bisa menyebabkan kinerja prosesor akan lebih cepat gerak dan akhirnya baterai laptop cepat habis.

Bukan hanya cepat menghabiskan daya baterai,  melainkan juga bisa memperlambat kinerja sistem didalam laptop anda. Jika anda tidak percaya, lihat putaran kipas pada laptop anda, tentunya berputar lebih kencang saat laptop tersebut tidak digunakan.

Untuk mengatasi problem itu, maka tekan Ctrl-Alt-Del secara bersamaan > buka Windows Task Manager dan carilah aplikasi yang menguras banyak daya prosesor. Apabila program tersebut tidak dapat ditutup secara normal, lakukan klik kanan > pilih Kill Process. Kalaupun belum berhasil juga, maka dengan terpaksa laptop anda harus di restart.

4. Menghentikan Aplikasi Yang Aktif di Background

Cara menghemar laptop selanjutnya adalah denga cara menghentikan aplikasi yang sedang berjalan di latar belakang (background). Biasanya aplikasi yang sering terjadi tersebut seperti Windows Update, BitTorrent clients, dan lainnya.

Meskipun Windows Update adalah aplikasi yang cukup penting, akan tetapi dalam kondisi tidak di charger ketika widows update, menghentikan pembaruan cukup masuk akal karena dapat menghemat daya.

5. Menutup Fitur Yang Tidak Dibutuhkan

Mematikan fitur pada laptop yang tidak diperlukan seperti Wi-Fi dan Bluetooth merupakan salah satu cara menghemat daya baerai. Apabila laptop anda telah disertai dengan backlit keyboard, maka dengan mematikan lampunya di saat penggunaan berlangsung, baterai dapat lebih tahan lama dan awet pastinya.

Demikian pembahasan kali ini mengenai Cara Merawat Baterai Laptop, semoga dapat jadi bahan referensi dan bermanfaat untuk anda semuanya. Saya ucapkan sekian dan selamat mencoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *