Cara Menanam Mangga Secara Tepat dan Mudah Serta Khasiat Mangga

Cara menanam mangga – Dalam bahasa ilmiah Mangga ini memiliki sebutan mangifera indica yang merupakan tanaman berasal dari India. Pada masa penjajahan bangsa Eropa, tanaman ini tersebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Mangga merupakan tanaman yang di kategorikan kedalam family drupe, artinya tanaman yang memiliki biji dengan daging buah.

Pada dasarnya, masyarakat Indonesia dalam membudidayakan tanaman mangga hanya diambil buahnya saja. Mengapa demikian? Karena kandungan di dalam buah manggga dapat dijadikan sebagai obat herbal untuk mengobati penyakit seperti anemia. Biasanya kebanyakan orang dalam mengkonsumsi buah ini dibuat seperti jus, rujak, atau bisa dimakan langsung.

Kini di Indonesia sendiri, kebutuhan buah mangga masih tercukupi. Akan tetapi, bagi anda yang ingin membudidayakan tanaman mangga sendiri mudah kok caranya. Berikut ini cara menanam mangga untuk pemula secara lengkap.

Cara Menanam Mangga Secara Mudah

1. Tahap Menentukan Bibit Mangga

Cara menanam mangga yang harus dilakukan adalah menentukan bibit. Dalam pemilihan bibit mangga terdapat kriteria tertentu seperti bibit harus berasal dari tanaman dalam kondisi sehat, kuat dan mempunyai buah yang kualitas unggulan.

Jika telah memilih biji yang berkualitas bagus, maka anda dapat melakukan pembibitan biji dengan cara mengering dan anginkan biji serta mengupas kulitnya.

Selain itu, anda dapat mendapatkan bibit mangga dengan cara melakukan okulasi. Apa yang dimaksud dengan Okulasi? yaitu proses penempelan tunas tanaman dengan menggunakan batang di bagian atas yang memiliki buah dan pohon berkualitas serta bagus serta memilliki akar batang tanaman yang kuat.

Kriteria batang bawah yang dimanfaatkan untuk okulasi bibit tanaman mangga sebaiknya telah memasuki usia 9 – 12 bulan. Jika sudah dilakukan proses penempelan tanaman, maka tanaman ini bisa disebut dengan stump.

Sedikit catatan untuk anda, dalam melakukan proses okulasi sebaiknya dilakukan pada musim kemarau saja. Mengapa demikian? Karena pada bagian tanaman yang saling ditempelkan tidak mengalami pembusukan. Jika tanaman telah memasuki usia setengah tahun, maka tanaman dapat dipindahkan ke kebun.

2. Tahap Penyemaian Bibit Mangga 

Jika anda telah menentukan bibit mangga dengan kualitas unggulan. Selanjutnya anda bisa melakukan tahap penyemaian bibit mangga. Bagaimana cara melakukan penyemaian bibit mangga? Simak selengkapnya ulasan berikut ini :

  • Langkah awal, sediakan sebuah wadah penyemaian berbentuk kotak dengan ukuran 100 x 50 x 20 cm kubik. Lalu siapkan media tanam berupa tanah dan pupuk organik dengan perbandingan 1:1.
  • Setelah itu, buatlah lubang tanam dan kasih jarak tiap tanaman 10 – 20 cm. Selain itu, anda juga bisa melakukan penyemaian mangga di kebun langsung dengan ukuran jarak antar tanaman kira-kira 30 x 40 ataupun 40 x 40 cm pada permukaan tanah yang gembur.
  • Selanjutnya, berikan pelindung yang dibuat dari plastik. Jangan lupa pastikan udara tetap bisa masuk ke dalam agar tidak menjadi lembab.
  • Terakhir, biji mangga dapat langsung ditanam ke lubang yang telah disiapkan dalam posisi dari badan biji menghadap kea rah bawah supaya akar yang muncul tidak melengkung.

Sedikit catatan dalam proses penyemaian ini, sebaiknya bibit dalam kondisi tercukupi air. Bijih mangga akan terlihat tumbuh berupa kecambah jika telah memasuki usia 2 minggu. Jika satu biji tumbuh dengan lebih dari satu anakan, maka pilih dan rawatlah satu saja yang terlihat dalam kondisi kuat dan sehat.

Pada saat bibit sudah tubuh dengan ketinggian sekitar 25 – 30 cm, maka menandakan bibit ini siap dipindahkan dari kotak ke polybag. Hal ini dapat anda lakukan setelah bibit memasuki usia 4 bulan.

Bila terdapat tanaman bibit yang kurang bagus,  sebaiknya buanglah tanaman tersebut. Lalu, bibit yang telah memasuki usia 6 bulan, maka bibit dapat dipindahkan ke lahan tanam terbuka atau kebun.

3. Tahap Pengelolaan Media Tanam

Apabila penyemaian bibit telah selesai semua, maka langkah selanjutnya adalah pengelolaan media tanam. Disini yang perlu dipersiapkan adalah penentuan area untuk penanaman tanaman mangga. Disamping itu juga perlu diperhatikan beberapa aspek tertentu seperti akses jalan untuk menuju lokasi dengan transportasi yang ada serta sumber air yang tercukupi.

Dalam menyiapkan sebuah lahan tanam, pastikan kondisi lahan tanam tersebut terbebas dari gangguan hama. Selain itu, anda dapat melakukan pembajakan tanah dengan tujuan membuang tumpukan tanah yang terlalu besar dan bisa menggemburkan tanah, sehinggga akan mengeluarkan racun yang tersimpan di dalam tanah.

Seandainya lokasi lahan tanam tanahnya tidak subur, ada baiknya posisi jarak penanaman antar tanaman mangga satu dengan yang lainnya di buat rapat. Sementara jika lahan tanamnya tanahnya subur, maka jarak antar tanaman mangga dibuat sedikit lebih renggang.

Biasanya jarak penanaman antar tanaman mangga sekitar 10 cm dan sudah ditentukan berdasarkan dengan memakai posisi segitiga sama kaki, garis diagonal, atau menggunakan bujur sangkar.

4. Tahap Penanaman

Tahap Penanaman
YouTube

Cara menanam maggga tidak membutuhkan teknik khusus. Disini anda dapat melakukan pembuatan lubang tanam dengan ukuran panjang, lebar dan kedalaman 100 cm.

Pada saat melakukan penggalian, ada sedikit catatan yang perlu anda ketahui, yaitu tanah yang digali telah mencapai kedalaman 50 cm sebaiknya dipisahkan dengan galian tanah dengan kedalaman 50 – 100 cm. Tanah hasil galian 50 – 100 cm, sebaiknya dicampurkan dengan pupuk kendang.

Setelah itu, biarkan dalam beberapa hari hingga tanah campuran tersebut mongering. Kemudian masukkanlah tanah yang akan diletakkan di bagian atas yang ditaruh diatas tanah bagian bawah.

Ketika pembuatan lubang tanam, sebaiknya dilakukan pada musim kemarau. Untuk lebih lengkapnya cara menanam mangga bisa baca penjelasan dibawah ini :

  • Pada lubang tanam yang sudah dikerjakan proses penimbunan, maka gali kembali luabng tersebut dengan kedalaman sekitar 30 cm dan panjang lebar 60 cm.
  • Pada bagian lubang tanam dikasih furadan dengan intensitas 10 – 25 gram.
  • Setelah itu, ambil lah polybag dan masukkan ke dalam tanah. Tetapi, sebelum dimasukan ke dalam tanah, sebaiknya polybag tersebut sudah digunting sampai bagian bawah dari polybag tersebut.
  • Selanjutnya, lakukan penimbunan tanaman yang telah ditanam dengan menggunakan tanah galian sampai tanah yang terdapat tanaman mangga menjadi gundukan.
  • Terakhir, padatkan tanah timbunan yang berada disekitar batang dan jangan lupa berikan tiang penyangga yang terbuat dari kayu atau bambu agar tanaman terjaga dengan baik.

5. Tahap Penyiangan

Mengapa diperlukan tahap penyiangan? Karena supaya tanaman bisa tumbuh dengan baik dan terebas dari gangguan gulma yang berada disekitar tanaman mangga.

Penyiangn disini dapat anda lakukan dengan cara mencabut rumput liar di area sekitar tanaman. Kemudian buanglah rumput liar sejauh mungkin agar tidak tumbuh kembali. Proses penyiangan ini dapat anda lakukan ketika proses penggembuaran dan pemangkasan tanaman.

6. Tahap Penggemburan Tanah

Sebelum melakukan penggemburan tanah, pastikan area sekitar tanaman mangga tidak terdapat hama (rumput liar). Waktu yang tepat untuk melakukan penggemburan tanah adalah awa musim hujan. Umumnya, jika tanaman mangga yang ditanam menggunakan cangkokan, maka proses penggemburan tidak terlalu dalam.

7. Tahap Pemangkasan

Langkah selanjutnya di dalam cara menanam mangga adalah Proses pemangkasan. Hal ini sangat diperlukan karena akan menjadikan tanaman tumbuh lebih baik serta meningkatkan produksi dari tanaman itu sendiri. Jika tanaman telah tumbuh tunasnya, maka itu mennadakan adanya tindakan pemangkasan agar satu buah batang tanaman mangga hanya terdapat 3 – 4 saja.

Pemilihan tunas sebaiknya tidak memiliki tinggi yang sama dan antar tunas terdapat di sisi batang yang berbeda. Perawatan tunas ini sebaiknya dilakukan selama satu tahun sampai tunas baru tumbuh pada batang. Setelah itu, kerjakan pemangkasan kedua pada tanaman mangga dan sisakan 2 – 3 tunas saja. Pada saat menginjak tahun ketiga, maka lakukanlah hal yang sama pada tahun kedua.

8. Tahap Panen Mangga

Tahap Panen Mangga
YouTobe

Proses pemanenan pertama biasanya dapat dilakukan ketika usia tanaman mencapai 5 – 6 tahun dengan produksi buah yang dihasilkan 10 -15 buah saja. Jika tanaman telah mencapai usia 10 tahun, maka hasil panen sangat melimpah, yaitu bisa menghasilkan 300 hingga 500 buah.

Di Indonesia sendiri, umumnya tanaman mangga di panen pada bulan September hingga Oktober. Kriteria pohon mangga yang siap dipanen adalah saat buah mangga jatuh ke tanah. Untuk pemilihan buah yang dipanen, sebaiknya pilih buah yang masih keras.

Pada saat melakukan pemetikan, lakukan secara hati-hati agar tidak terpotong atau jatuh ke tanah hingga terlihat bekasnya. Waktu yang tepat untuk memanen buah mangga sebaiknya dilakukan pada sore hari dengan menggunakan pisau tajam yang telah di sterilkan sebelumnya.

Pedoman Budidaya Pohon Mangga

Mangga merupakan salah satu tanaman yang dapat tumbuh di musim kemarau. Sebetulnya musim kemarau ini dibutuhkan setelah tanaman mangga berbunga. Jika tanaman mangga ditanam di area cukup basah, maka otomatis tanaman akan mendapatkan serangan dari berbagai macam hama.

Sedangkan musim hujan, maka akan menimbulkan penyakit dan rontoknya bunga akan menyerang tanaman mangga, sehingga hal ini begitu berbahaya. Berikut ini terdapat pedoman dalam budidaya pohon mangga ang perulu anda perhatikan, yaitu :

  • Untuk penggunaan media tanam, sebaiknya pilih tanah yang dapat memberikan hasil terbaik saat menanam tanaman mangga seperti tanah yang memiliki lempung, tanah yang gembur dan terdapat camuran pasir. Dimana campuran tanah tersebut intensitasnya harus pas.
  • Selanjutnya pada pH tanah (keasaman tanah) yang baik untuk digunakan dalam menanam mangga, yaitu sekitar 5,5 – 7,5. Jika pH kurang dari angka 5,5 maka diperlukan tindakan pengapuran dengan menggunakan dolomit.
  • Untuk menanam mangga, sebaiknya dilakukan pada dataran rendah dan menengah dengan ketinggian rata-rata pada 0 – 500 mdpl. Akan tetapi, jika ingin mendapatkan hasil produksi buah yang unggulan, maka baiaknya dikerjakan penanaman pada posisi yang lebih tinggi, yakni sekitar 300 – 500 mdpl.

Manfaat Buah Mangga bagi Kesehatan

Cara menanam mangga
Tokopedia

1. Mencegah Jerawat

Jerawat merupakan salah satu penyakit kulit yang sering timbul di area wajah. Untuk itu sebelum terjadinya hal yang demikian, ada baiknya anda dapat mencegahnya dengan banyak-banyak mengkonsumsi buah mangga ini. Bagaimana caranya? Yaitu dengan mengoleskan bulir mangga pada bagian kulit akan membantu membersihkan pori-pori dan mencegah terjadinya masalah komedo dan jerawat.

Dimana kandungan ekstrak pada mangga ini akan membantu menjaga agar kulit anda dalam kondisi sehat dengan membersihkan seluruh bakteri yang ada pada kulit. Selain itu, mango butter dapat dijadikan sebagai pelembap yang baik untuk kulit sensitif. Dimana mango butter ini sanagat cocok bagi anda yang memiliki jenis kulit berminyak.

2. Menyehatkan Kulit

Semua orang tentunya kulitnya terlihat sehat dan terlihat tidak keriput. Untuk itu agar kulit anda terlihat sehat, maka konsumsilah buah mangga ini karena di dalamnya terkandung nilai nutrisi yang sangat tinggi karena kaya vitamin, mineral, hingga antioksidan. Selain itu, buah ini juga memiliki kandungan vitamin C, A, B6, E, K, beta-karoten, magnesium, dan masih banyak lagi.

3. Meredakan Inflamasi Pada Kulit

Masih berkaitan dengan kesehatan kulit, bahwa kandungan mangiferin yang ditemukan pada biji dan kulit buah mangga ini merupakan antioksidan yang sangat kuat. Dimana antioksidan tersebt mampu membantu meredakan peradangan akibat timulnya jerawat dan kondisi peradangan kulit lainnya.

4. Mendorong Terbentuknya Kolagen

Kandungan yang terdapat di dalam buah mangga seperti vitamin A dan C dapat membantu menjaga sistem imun tubuh dengan menghasilkan protein kolagen yang merupakan rantai asam amino yang membangun jaringan ikat tubuh.

5. AHA Menghilangkan Sel Kulit Mati

Kandungan AHA (Alpha hydroxy acid) yang terdapat dalam buah mangga adalah eksfoliator kimia alami yang baik untuk kulit. Dimana bahan tersebut mampu membantu menghilangkan kulit yang kusam dan kering serta akan menjadikan kulit anda lebih segar dan sehat.

6. Mencegah Kanker

Kandungan pectin yang terdapat dalam buah mangga ini mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Selain itu, pektin juga bisa membantu mencegah perkembangan kanker prostat. Terdapat sebuah penelitian (The Institute for Food Research) yang menyatakan bahwa senyawa dalam pektin tergabung dalam galektin 3, yaitu protein yang memiliki peran penting dalam semua tahap kanker. 

7. Mampu Menambah Berat Badan

Bagi anda yang ingin menambah berat badan, tidak ada salahnya anda mengkonsumsi buah mangga ini karena mampu membantu menambah berat bada. Dimana 150 gram didalam kandungan mempunyai sekitar 86 kalori yang dapat diserap dengan mudah oleh tubuh.

Selain itu, buah mangga juga memiliki kandungan pati yang mampu berubah menjadi gula dan membantu menambah berat badan. Kemudian milkshake mangga juga bisa mempercepat proses penambahan berat karena mereka juga mengandung susu.

8. Mengatasi Masalah Pencernaan

Anda sedang mengalami masalah sistem pencernaan? Nah perlu anda coba obat herbal satu ini, dengan mengkonsumsi buah mangga tentunya mampu memperlancarkan sistem pencernaan dan keasaman berlebih. Kandungan Enzim pencernaan di dalamnya mampu membantu memperlancar pencernaan alami yang efisien.

Selain itu, kandungan bahan bioaktif dalam mangga seperti ester, terpene, dan aldehid berkontribusi juga mampu meningkatkan nafsu makan dan fungsi sistem pencernaan.

9. Mengobati Anemia

Anda mengidap penyakit Anemia? Tenang saja, dengan mengkonsumsi buah mangga secara rutin dan teratur, bisa dipastikan penyakit anda reda dan bahkan hilang karena buah mangga terkadung kaya zat besi. Dimana Tonik yang terbuat dari mangga dalam obat herbal China dikenal sebagai tonik yin dan berfungsi sebagai pengoatan penderita anemia, gusi berdarah, batuk, sembelit, mual, demam, mabuk laut, dan sebagai obat untuk pencernaan yang lemah.

10. Mencegah Penuaan

Manfaat buah mangga mampu membantu memproduksi protein kolagen di dalam tubuh, karena mangga mengandung banyak vitamin A dan C. Dimana Kolagen tersebut dapat menjaga pembuluh darah dan jaringan ikat tubuh, sehingga bisa memperlambat proses penuaan dini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa mangga merupakan buah anti penuaan.

Demikian pembahasan kali ini mengenai manfaat dan Cara Menanam Mangga, semoga dapat jadi bahan referensi dan bermanfaat untuk anda semuanya. Saya ucapkan sekian dan trimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *